Menu

Tahap Yang Harus Dilewati Negara Asia Bila Ingin Tampil di Piala Dunia

Tampil di kompetisi terakbar sepakbola Piala Dunia bukan hanya impian seorang pemain Timnas, tetapi juga merupakan impian sebuah bangsa. Bahkan para suporter juga memimpikan bisa mendukung negaranya di panggung Piala Punia. Sayangnya untuk bisa tampil di Piala Dunia bukanlah persoalan mudah. Ada sejumlah langkah berat yang harus dilewati.

Tiap negara sesuai dengan konfederasinya biasanya memiliki aturan tersendiri untuk sebuah tim bisa tampil di Piala Dunia, sama dengan yang ada di Asia. Untuk sebuah tim yang ingin berlaga di putaran final Piala Dunia, ada sejumlah tahapan yang harus dilalui.

Tahapan Kompetisi di Asia untuk Tampil Di Piala Dunia 2018

Tim yang berasal dari negara Asia kerap dianggap tim lemah jika dibandingkan dengan yang berasal dari Eropa dan Amerika, meski begitu untuk bisa tampil di Piala Dunia bukanlah persoalan yang mudah. Adalah AFC sebagai konfederasi sepakbola asia yang membuat peraturan sebelum diajukan ke FIFA soal bagaimana sebuah tim bisa tampil di Piala Dunia 2018. Dan sampai sejauh ini, berikut tahapanya:

- Babak Pertama : setiap tim yang memiliki rangking terendah yang ingin berlaga di Piala Dunia akan saling berhadapan kandang-tandang untuk menyisakan tim menjadi 40 tim saja.

- Babak Kedua : 40 tim nasional nantinya akan dibagi dalam delapan grup, dimana setiap grup akan diisi dengan lima tim nasional. Mereka akan bermain laga kandand-tandang. Setiap juara grup ditambah dengan empat juara kedua terbaiklah yang akan maju ke ronde ketiga.

- Babak Ketiga : 12 tim nasional yang lulus dari ronde kedua akan dibagi menjadi dua grup dan setiap grup akan diisi enam tim. Masing-masing akan berlaga kandang-tandang. Aturanya, dua tim nasional terbaik dari masing-masing grup akan memperoleh tiket otomatis lulus ke Piala Dunia FIFA 2018, sementara untuk dua tim nasional juara ketiga yang berasal dari masing-masing grup akan akan maju ke ronde keempat.

- Babak Keempat : babak ini sebenarnya adalah babak untuk menentukan satu tim yang akan maju ke inter-konfederasi play-off. Pertandingan mempertemukan tim peringkat tiga dari babak keempat. 
Nah itulah sejumlah tahapan yang harus dilalui sebuah tim bila ingin berlaga di Piala Dunia 2018 dari Zona Asia.

Kekurangan dan Kelebihan Teknik Martingale untuk Permainan Kasino Online

Taruhan adalah sebuah hal yang sangat menarik, terlebih jika taruhan itu dimainkan pada kasino online. Sayangnya, untuk bisa bertaruh, kalian harus mengetahui beberapa teknik yang kerap digunakan dalam judi online. Nah, apabila kalian sering berselancar di judi online, mungkin tidak asing dengan teknik Martingale. Teknik Martingale merupakan sebuah teknik paling populer dan salah satu teknik yang paling banyak digunakan orang saat berjudi online.
 
Cara Kerja Teknik Martingale

Teknik Martingale berasal dari abad ke-18. Teknik ini dinamai berdasarkan nama seorang pemilik kasino judi paling populer di Inggris kala itu, yakni John Henry Martingale.

Sebagai sebuah teknik berjudi, Martingale menjadi paling populer karena memiliki sejarah yang panjang untuk bisa digunakan saat bermain roulette dan dadu. Meski sebenarnya, dapat diterapkan juga di setiap permainan yang lain.

Dalam penerapannya, ada beberapa variasi teknik Martingale yang masing-masing menawarkan berbagai peluang untuk para pemain kasino online.

- Variasi pertama dari teknik ini bernama Martingale Klasik. Penerapan Martingale Klasik cukup sederhana, yakni taruhannya didasarkan pada warna tertentu.

- Selanjutnya, ada Mini Martingale. Teknik Mini Martingale adalah variasi dari strategi klasik yang dikaitkan dengan pengaturan batas pada jumlah taruhan. Adanya batasan pada jumlah taruhan, dapat mencegah para pemain kasino online kehilangan banyak uang.

- Teknik berikutnya bernama The Great (Grand) Martingale. Teknik ini adalah variasi yang lebih rumit dibandingkan dengan dua teknik sebelumnya. Ide teknik The Great (Grand) Martingale adalah sistem penggandaan taruhan baik sebelum maupun setelah kalah.

- Teknik terakhir bernama Anti-Martingale. Anti-Martingale pada dasarnya meminta para pemain kasino online untuk menggandakan taruhan mereka setelah mereka berhasil mencapai kemenangan.

Kelebihan dan Kekurangan Teknik Martingale

Setelah membahas pengertian, sejarah, hingga variasi teknik Martingale, bahasan selanjutnya adalah terkait kekurangan dan kelebihan. Sebagai salah satu teknik, Martingale tidak lepas dari kekurangan dan kelebihan. Berikut adalah kekurangan dan kelebihan dari teknik Martingale untuk bermain kasino online.

Kelemahan terbesar dari teknik Martingale adalah kenyataan bahwa sama sekali tidak ada jaminan bahwa seorang pemain akan meraih kemenangan. Pada dasarnya, teknik Martingale didasarkan pada keyakinan bahwa tidak ada pemain yang mengalami kekalahan selamanya saat bermain kasino online. Sayangnya, tidak ada yang memprediksi berapa lama kekalahan beruntun akan berlangsung. Dengan kata lain, saat menggunakan teknik ini, seorang pemain kasino online dapat menghasilkan serangkaian kerugian yang sangat besar sebelum akhirnya meraih kemenangan.

Bagi para pemain kasino online yang menginginkan keuntungan dalam jangka pendek, maka teknik Martingale menjadi pilihan yang tepat. Kelebihan terbesar dari teknik Martingale adalah teknik ini sangat bagus dalam menghasilkan kemenangan jangka pendek. Namun, tidak hanya itu. Teknik Martingale juga telah terbukti bisa menguntungkan dalam jangka panjang. Keuntungan selanjutnya dari teknik Martingale adalah sangat mudah untuk dipelajari dan digunakan para ahli dan pemula.

Debat Kampanye Pilkada Jabar 2018, Paslon Bawa 300 Pendukung

Acara debat kampanye pilkada Jabar 2018 memang telah berakhir. Namun euforianya tentu saja masih bisa dirasakan oleh masyarakat Bandung hingga hari ini. Bayangkan saja, ada sekitar 2000 orang yang memenuhi Gedung Sabuga Bandung, dengan 300 pendukung dari masing-masing paslon yang hadir.

Nina Yuningsih, salah satu Komisioner KPU Jabar Bidang Sosialisasi dan Partisipasi Pemilih, memang telah memperkirakan bahwa akan ada lonjakan penonton yang terjadi dengan jumlah undangan sebanyak itu. Maka dari itu, pihaknya telah berkoordinasi penuh dengan pihak keamanan untuk menyiapkan 2 layar besar di luar gedung untuk nonton bareng.

Debat kampanye pilkada Jabar 2018 diikuti oleh empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Sesuai dengan nomor urutnya, mereka adalah Ridwan Kamil berpasangan dengan Ruzhanul Ulum, Tubagus Hasanuddin berpasangan dengan Anton Charliyan, Sudrajat berpasangan berpasangan dengan Ahmad Syaikhu, dan yang terakhir pasangan nomor 4 yaitu Deddy Miswar dengan pasangannya Dedi Mulyadi.

Keempat paslon ini lalu mempertajam visi misi mereka guna mengumpulkan suara dari masyarakat Bandung. Saat mereka memaparkan programnya, yel-yel dari 300 pendukung paslon tidak berhenti terdengar dari dalam gedung. Selain memaparkan visi, misi, dan program yang akan diusung paslon, acara debat kampanye pilkada Jabar 2018 juga menghadirkan tim perumus yang terdiri dari guru besar beserta dosen senior dari multidisiplin ilmu dari berbagai kampus seperti UI, IPB, UIN SGD, Unisba, dan Unpar.

Tim perumus ini ikut menelaah jawaban dari paslon terkait tentang beberapa tema seperti Ekonomi, Pemerintahan Daerah, Hukum, Pertahanan dan Keamanan, Industri, Politik, Perdagangan dan Teknologi, Umum, Koperasi, hingga ke ranah Infrastruktur. Acara debat kampanye pilkada Jabar 2018 putaran pertama ini juga tidak ada panelis tetapi hanya dikendalikan oleh moderator.

Acara yang disiarkan oleh Kompas TV dan dimoderatori oleh Rosiana Silalahi ini berlangsung selama 120 menit. Dengan hadirnya tim perumus saat debat pertama, salah satu paslon yaitu Ridwan Kamil bahkan sempat berujar bahwa debat kampanye pilkada Jabar 2018 ini merupakan sebuah ujian untuknya.

1. RIDWAN KAMIL

Ridwan Kamil beserta pasangannya membawa visi “Jabar Juara Lahir Batin”. Visi ini sejalan dengan misinya bahwa saat ini Jawa Barat membutuhkan keadilan, pembangunan, perubahan, dan bahkan kebahagiaan bagi masyarakatnya. Lebih lanjut, Ridwan Kamil berkata ketika ada 1000 masalah, maka ada 1000 solusi pula. Mereka pun siap hadir dengan gaya kepemimpinan yang turun tangan, bukan lepas tangan.

2. TUBAGUS HASANUDDIN

Berbeda dengan Tubagus Hasanuddin dan pasangannya yang menyoroti angka 1,8 juta masyarakat Bandung menganggur. Mereka menekankan, bila terpilih akan memangkas minimal setengah dari angka ini. Selain itu infrastruktur, keamanan lingkungan, dan akses untuk sekolah juga kesehatan gratis akan diberikan dengan mudah.

3. SUDRAJAT

Lain halnya dengan Sudrajat beserta pasangannya yang bertekad akan memajukan Provinsi Bandung menjadi provinsi termaju berbekal latar belakang masyarakatnya yang takwa. Selain itu, pasangan ini bertekad untuk membuat semua desa di Bandung menjadi desa yang terkoneksi dengan internet sebagai salah satu jalan untuk memajukan ekonomi daerah. Hal ini agar masyarakat juga bisa menumbuhkembangkan produk kreatif yang bisa mereka hasilkan.

4. DEDDY MIZWAR

Pasangan nomor urut 4, Deddy Mizwar dan Dedy Mulyadi justru melihat hal berbeda. Mereka ingin menjadikan tatanan pemerintahan di Jawa Barat lebih baik dan bersih. Hal tersebut nantinya akan berimplikasi pada kualitas sumber daya manusianya. Selain itu, mereka juga akan meningkatkan iklim investasi dan menata kehidupan sosial Jabar yang agamis dan berbudaya.

 

Sekilas Tentang Pasangan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi ; Bakal Calon Gubernur Jawa Barat

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat semakin dekat saja. Empat pasangan calon telah resmi terdaftar dan tengah menjalani masa kampanye. Salah satu pasangan calon yang berlaga adalah Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi yang mendapatkan nomor urut empat pada ajang pemilihan pemegang tampuk kekuasaan Jawa Barat tersebut.

Mengenal Lebih Dalam Pasangan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi

Pasangan calon ini digadang-gadang sebagai salah satu kandidat terkuat Pilgub Jawa Barat kali ini. Elektabilitasnya bersaing ketat dengan pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum yang dalam beberapa hasil poling masih menduduki peringkat teratas. Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi sendiri lebih akrab disebut sebagai pasangan 2DM dan merupakan pasangan petahana.

Sosok Deddy Mizwar ; Selebritis Yang Beralih Ke Politik

Deddy Mizwar bukanlah sosok yang asing di mata publik karena sebelum memutuskan untuk berkarir di dunia politik, dia telah berkiprah selama puluhan tahun di industri hiburan tanah air, khususnya dalam bidang akting. Lahir pada 5 Maret 1955, alumnus Institut Kesenian Jakarta ini merupakan salah satu sineas terbaik tanah air.

Deddy Mizwar bahkan telah memiliki rumah produksi sendiri yang dinamainya mirip dengan nama sang istri, sebagai salah satu bukti cintanya, yakni PT Demi Gisela Citra Sinema yang telah menghasilkan banyak sekali serial maupun film berkualitas dan selalu mengandung pesan moral serta satir tentang kondisi masyarakat yang memprihatinkan.

Baik sebagai aktor maupun produser, Deddy Mizwar berhasil meraih banyak penghargaan yang membuktikan kualitas serta kredibilitasnya di industri hiburan. Pada 2012, ia memutuskan untuk mulai terjun ke bidang politik dan berhasil memenangkan Pilgub Jawa Barat masa jabatan 2013-2018 sebagai Wakil Gubernur mendampingi Ahmad Heryawan dan kali ini maju sebagai petahana.

Dedi Mulyadi ; Sosok Politikus Kontroversial

 

Dedi Mulyadi saat ini masih melakoni jabatan sebagai Bupati Purwakarta pada periode keduanya dan meningkatkan karir politiknya dengan berlaga mendampingi Deddy Mizwar sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat pada Pilgub 2018 yang tidak lama lagi akan digelar. Meski demikian, popularitasnya pada kancah politik tanah air tidak dapat disepelekan.

Politikus asal Subang ini meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 1999 dan segera memulai karir politiknya  yang cemerlang dengan langsung menduduki posisi Ketua Komisi E DPRD Purwakarta. Pria kelahiran 11 April 1971 ini pada saat itu juga merupakan menantu dari Bupati Purwakarta yang tengah menjabat.

Posisinya sebagai Ketua Komisi E seharusnya berlangsung hingga tahun 2004, namun pada 2003, bersama dengan Lily Hambali Hasan, ia berhasil memenangkan Pilkada sebagai Wakil Bupati Purwakarta periode 2003-2008. Ketika masa jabatannya habis, Dedi Mulyadi kemudian maju sebagai calon Bupati Purwakarta untuk periode 2008-2013 dan berhasil memenangkan pemilihan.

Masa kepemimpinan Dedi Mulyadi dianggap berhasil oleh masyarakat, terbukti dengan terpilihnya untuk periode kedua sebagai Bupati petahana untuk periode 2013-2018 ini. Meskipun, masa kepemimpinannya sendiri tidak lepas dari berbagai kontroversi yang meliputi kebijakan-kebijakan berbeda yang diterapkannya terhadap masyarakat Purwakarta. Salah satunya adalah larangan berpacaran dan bertamu melebihi pukul 21.00 malam.

Kebijakan lain yang tidak kalah kontroversial adalah larangan pendirian usaha game online di daerah Purwakarta. Kedua kebijakan yang membuatnya menjadi headline di berbagai media lokal dan nasional tersebut dianggapnya sebagai upaya untuk memperbaiki moral serta akhlak anak bangsa yang menurutnya semakin tergerus budaya pacaran bebas dan kegilaan terhadap game online seperti poker online maupun taruhan online.

Jejak Politik uang di Pilkada Jabar 2018

Politik merupakan sebuah masalah yang tidak bisa dipisahkan dari dunia ini. Pemerintahan yang baik pasti akan memiliki kondisi politik yang baik juga. Akan tetapi pemerintahan di Indonesia saat ini memang tidak bisa dibilang terlalu baik, terutama di beberapa daerah di Indonesia. Isu politik uang dan juga sebangsanya cukup berkembang besar di beberapa daerah di Indonesia terutama di daerah-daerah yang saat ini sedang mengadakan pemilihan kepala daerah atau Pilkada.

Nah, kali ini kami akan membahas mengenai Pilkada Jabar 2018 dan apakah masih ada jejak politik uang di dalam Pilkada yang akan datang tersebut? Untuk Anda yang penasaran berikut adalah beberapa informasi yang berhasil kami dapatkan.

Membongkar Politik uang di Pilkada Jabar 2018

Politik uang adalah hal yang biasa kita dengar dan temukan di dalam pemilihan kepala daerah atau kepempimpinan di Indonesia. Indonesia sejak jaman dahulu sudah menganut politik ini bahkan semenjak jaman-jaman kerajaan. Oleh karena itu bisa dibilang ini menjadi sesuatu “budaya” yang sangat buruk. Nah, untuk Pilkada Jabar 2018, yang akan datang ini memang beberapa ahli sudah memprediksi akan adanya beberapa politik uang dan juga bahkan black campaign untuk menjatuhkan pasangan-pasangan calon pemimpin. Tentu saja ini sudah menjadi hal yang tidak bisa dipungkiri lagi karena memang sudah nyata.

Oleh karena itu beberapa bagian cyber dan juga tim polisi di daerah Jabar sudah mempersiapkan beberapa hal yang bisa membantu untuk membongkar politik uang di Jabar ini. Tim polisi saat ini sudah membentuk beberapa tim untuk menahan adanya hal ini.

Beberapa gabungan tim yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah pusat untuk membantu mengamankan pemilihan kepala daerah di Jawa barat tahun 2018 ini adalah dengan membentuk tim anti black campaign, tim anti money politik dan juga tim cyber yang akan membantu untuk membongkar adanya atau jejak-jejak politik uang yang diperkirakan akan merebak dengan semakin dekatnya Pilkada Jabar 2018.

Kapolda Jawa Barat sendiri yaitu Irjen Agung Budi Maryoto bahkan menyatakan akan siap untuk menindak lanjuti adanya jejak dari money politic atau politik uang jika muncul hanya sedikit saja. Ia menyebutkan bahwa Pilkada Jabar 2018 sudah di atur ketentuan dan tata tertibnya untuk setiap calon dan pasangannya.

Sehingga peserta kampanye dan juga para anggota serta tim suksesnya harus menaati semua aturan tersebut. Adanya pelanggaran seperti money politic akan segera ditindak tegas dengan ketentuan yang berlaku. Intinya, Pilkada 2018 memang akan rawan dengan hal ini, akan tetapi pemerintah pusat dengan bentuk kapolda beserta timnya akan berusaha sebisa mungkin untuk menindak lanjuti dan meminimalisir adanya tindakan politik uang ini.

Dari beberapa informasi di atas, bisa kita simpulkan bahwa politik uang adalah hal yang tidak bisa dihapuskan dengan cepat. Akan tetapi dengan semakin baiknya roda pemerintahan di Indonesia, lambat laun politik yang tidak etis ini semakin hari semakin menghilang. Tentu saja semua ini akan mempengaruhi kita sebagai orang yang terpengaruh dengan roda pemerintahan.

Oleh karena itu meskipun pemerintah sudah bekerja keras untuk menghapuskan politik kotor ini, kita sebagai masyarakat juga wajib membantu dengan ikut memberikan informasi pada pemerintah jika kita mengetahui ada politik uang di dalam Pilkada Jabar 2018. Oleh karena itu untuk politik yang lebih bersih maka kita dan pemerintah harus bekerja sama

Search